Minggu, 03 Januari 2016

Menelusuri Jejak Akhir Zaman

Rp 40.000

Penulis: Zulfahmi, MA
ISBN: 978-602-1203-93-4
Sinopsis:
Babak dimulainya akhir zaman adalah masa dimana Bani Israel telah kembali ke Palestin, di sinilah awal mula huru hara akhir zaman, kemudian ditandai dengan munculnya al-Mahdi Muhammad bin Abdullah dan Isa Ibnu Maryam yang akan memerangi Dajjal dan Ya’juj dan Ma’juj. Sebelum terjadi puncak peperangan akhir zaman, akan muncul terlebih dahulu khilafah Islam yang akan menaklukkan beberapa negara. Yang pertama adalah Jazirah Arab, Persia, Rum, dan Dajjal. Jazirah Arab adalah negara-negara teluk hari ini, sedangkan Persia adalah Iran hari ini, adapun Rum adalah Rusia hari ini, sedangkan Dajjal adalah Zionis Internasional hari ini. Peperangan dengan Dajjal merupakan peperangan terakhir di akhir zaman sebagai penutup segala perang. Dalam memerangi Dajjal, Allah akan mengutus Ya’juj dan Ma’juj sebagai penolong bagi Dajjal dalam perang akhir zaman. Pasukan Ya’juj dan Ma’juj adalah pasukan NATO yang merupakan koalisi Zionis Internasional yang datang ke Israel untuk mempertahankan negara Israel. Karena kekuatan tentara NATO yang begitu kuat—tidak mungkin dilawan oleh khilafah akhir zaman—maka Allah menurunkan pertolongan dengan menghantam pasukan NATO dengan meteor hingga kejadian tersebut menimbulkan asap seluruh bumi, inilah yang disebut oleh Rasulullah sebagai salah satu tanda Kiamat, yaitu ad-Dukhan. Sehingga berakhirlah perang dunia dan seluruh kekuasaan orang kafir hancur binasa dan tinggallah khilafah akhir zaman yang pada saat itu dipimpim oleh Nabi Isa AS. Beliau memerintah selama 40 tahun dan pusat pemerintahan terletak di Yerusalem. Sehingga janji Allah kepada kaum Yahudi bahwa Allah akan mengutus al-Masih sebagai raja yang akan mengusai dunia telah tergenapkan. Akan tetapi tidak diberikan kepada kaum Yahudi karena mereka telah ingkar dengan mencoba membunuh al-Masih. Dan pada akhirnya, kaum Yahudi kembali binasa di tangan kaum Muslimin akibat ulah mereka membuat kerusakan di muka bumi. Dengan demikian, tamatlah riwayat kekuasaan superpower dunia—Amerika dan sekutunya—sehingga tidak ada lagi lembaga PBB, Word Bank, IMF, dan lain-lain, yang merupakan milik Zionis Yahudi. Dunia pada saat itu berada di bawah kekuasaan Islam. Hingga Nabi Isa AS akan berkuasa selama empat puluh tahun, kemudian setelah itu seluruh kaum Muslimin diwafatkan, tinggallah orang-orang kafir yang akan merasakan terjadinya peristiwa hari Kiamat.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar