Sabtu, 02 Januari 2016

Menggapai Hidayah Dengan Cinta

Rp 35.000

Penulis: Ririn Irya
ISBN: 978-602-1203-59-0
Sinopsis:
Cinta dan mencintai, ialah kata yang mampu menggetarkan hati setiap manusia. 
Kita sering kali mengakui bahwa kita mencintai Allah, tapi mengapa kita masih saja mengerjakan hal yang dilarang oleh-Nya? Bahkan kita mengakui bahwa kita mencintai Allah, tapi mengapa justru kita lebih banyak membaca novel ataupun komik daripada membaca kitab-Nya? Lantas apakah dengan pengakuan cinta terhadap-Nya—yang hanya sebatas kata itu—Allah juga akan mencintai kita? 
Kita sering kali mengakui bahwa kita mencintai Rasulullah, namun di saat yang sama, kita malah tergila-gila dengan artis Korea. Bahkan kita mengakui bahwa kita mencintai Rasulullah, tapi mengapa SMS dari teman/pacar lebih sering kita baca daripada SMS/surat cinta dari Rasulullah, berupa hadis-hadisnya? Lantas apakah dengan pengakuan cinta terhadap Rasulullah—yang hanya sebatas kata itu—di hari Kiamat nanti Rasulullah akan mengakui kita sebagai umatnya? 
Tidak! Dan bukan seperti itu hakikat dari CINTA. Hakikat cinta ialah suci, mampu menentramkan jiwa, membangkitkan semangat, dan mendorong untuk melakukan hal-hal yang positif, baik, dan berguna. Bukan hal yang sebaliknya.
Cinta, adalah kekuatan untuk mengubah dan menggugah. Tak sedikit kita temui, orang mampu berubah ke arah yang lebih baik karena cinta. Bahkan orang beragama non muslim, karena cinta yang tertancap kuat di hati terhadap Dzat yang menciptakan dirinya, maka dapat menggugah dirinya untuk kembali pada jalan yang lurus, yakni Islam. Cinta yang harus diutamakan di atas segala cinta adalah cinta pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Itulah puncak dari segala kebahagiaan yang ada di dunia dan itu sangatlah berharga. Maka, merugilah orang yang tidak mengetahui hakikat cinta dan tidak bisa menggapai hidayah Allah dengannya. 
Hidayah Allah hanya akan datang kepada orang yang mengharapkan dan mencarinya. Bukan Islam yang harus menyesuaikan diri dengan kita, tapi kitalah yang harus menyesuaikan diri dengan Islam. Walau berat bagi kita, tapi hanya Islamlah yang sesuai untuk fitrah manusia.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar