KONTRAK KERJASAMA

KONTRAK KERJASAMA
ANTARA 
PENERBIT META KATA DENGAN (NAMA PENULIS)

Nomor:.......................................

Tanggal:.....................................


Mengetahui:
  1. CHRISTIANA HASTI PRASANTI, S.Sos., dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Penanggungjawab Penerbit Meta Kata, yang pada surat kontrak kerjasama ini disebut sebagai Pihak Pertama.
  2. (NAMA PENULIS), dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Penulis Buku [Judul Buku], yang pada surat kontrak kerjasama ini disebut sebagai Pihak Kedua.
Mengadakan kesepakatan untuk bekerjasama sesuai dengan pasal-pasal berikut:

Pasal I:
Kerjasama antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua adalah kerjasama dalam kegiatan penerbitan dan cetak buku berjudul (Judul Buku). Yang dalam hal ini, Pihak Pertama sebagai badan usaha yang bertanggungjawab menerbitkan dan mencetak naskah buku karya Pihak Kedua. 

Pasal II:
  • Pihak Kedua menjamin bahwa keseluruhan isi naskah buku merupakan karya aslinya, bukan dari hasil plagiat karya penulis lain. Apabila di kemudian hari ditemukan penyimpangan dari ketentuan tersebut, maka sepenuhnya bukan tanggungjawab Pihak Pertama.
  • Pihak Kedua menjamin bahwa Pihak Pertama adalah satu-satunya pihak yang diberikan wewenang untuk menerbitkan dan mencetak naskah buku karyanya, hingga batas waktu yang telah disepakati bersama. Apabila di kemudian hari Pihak Kedua ingin memutuskan kontrak kerjasama dengan Pihak Pertama, maka Pihak Pertama bersedia menandatangani surat pernyataan pemutusan kontrak kerjasama yang dibuat oleh Pihak Kedua.
  • Pihak Pertama hanya bertanggungjawab sebagai penyunting naskah, yang meliputi perbaikan EyD dan perbaikan salah ketik. Untuk isi naskah, sepenuhnya menjadi tanggungjawab Pihak Kedua.
  • Master cover dan layout (naskah buku siap cetak/ber-ISBN) menjadi hak milik Pihak Pertama, sementara hak cipta tetap menjadi milik Pihak Kedua. Jadi, Pihak Kedua dilarang keras menyebarluaskan buku (mencetak ke percetakan lain) atau mengubah buku dalam bentuk elektronik (e-book) tanpa sepengetahuaan Pihak Pertama.
Pasal III:
  • Pihak Pertama hanya akan menerbitkan naskah buku karya Pihak Kedua setelah Pihak Kedua melunasi pembayaran sejumlah biaya yang telah disepakati dengan Pihak Pertama.
  • Pihak Pertama hanya akan mengirimkan sampel buku bukti terbit ke alamat Pihak Kedua setelah buku secara resmi terdaftar ISBN-nya di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
  • Pihak Pertama hanya akan memperbanyak cetakan buku karya Pihak Kedua ketika adanya permintaan pasar (pemesanan dari pembeli).
  • Pihak Pertama hanya akan menjual buku karya Pihak Kedua secara online. Namun apabila Pihak Kedua bersedia membiayai cetak minimal 3000 eksamplar, maka Pihak Pertama akan membantu proses distribusi ke toko buku (dengan kontrak kerjasama baru dari pihak distributor).
Pasal IV:
  • Pihak Kedua akan menerima royalti sebesar 10-20% per eksamplar yang terjual oleh Pihak Pertama (besarnya royalti tergantung harga paket penerbitan yang dipilih oleh Pihak Kedua).
  • Pihak Kedua akan menerima potongan harga sebesar 10-75% per eksamplar (sebagai pengganti royalti), jika membeli bukunya secara langsung kepada Pihak Pertama (besarnya potongan harga tergantung jumlah buku yang dibeli oleh Pihak Kedua).
  • Pihak Kedua hanya akan menerima royalti dari Pihak Pertama ketika jumlah royalti mencapai batas minimal transfer antar ATM Bank, yaitu Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah).
  • Pihak Kedua hanya akan menerima laporan hasil penjualan bukunya dari Pihak Pertama, jika Pihak Kedua menanyakan langsung laporan hasil penjualan bukunya melalui SMS ke nomor handphone Pihak Pertama.
Pasal V:
  • Apabila dalam pelaksanaan kerjasama terjadi penyimpangan dari kesepakatan (baik kesepakatan dalam paket penerbitan maupun kesepakatan dalam pasal kontrak kerjasama ini), maka pihak yang dirugikan berhak menyatakan gugatan hingga pemutusan kontrak kerjasama dalam bentuk surat pemutusan kontrak kerjasama. Pihak yang menggugat harus bersedia membuat surat pemutusan kontrak kerjasama dan pihak yang tergugat harus bersedia menandatangani surat pemutusan kontrak kerjasama tersebut. Dalam hal ini, gugatan harus disampaikan dalam forum tertutup dan masalah harus diselesaikan secara musyawarah (hanya antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua).
  • Khusus gugatan dalam bentuk penipuan sejumlah uang dan pencemaran nama baik, maka pihak yang dirugikan berhak melaporkan gugatannya kepada pihak yang berwewenang dan secara otomatis kontrak kerjasama terputus walaupun tanpa surat pemutusan kontrak kerjasama.
Pasal VI:
  • Ketentuan-ketentuan lain yang dipublikasikan oleh Pihak Pertama di website www.anrmart.com, memiliki kekuatan hukum yang sama dengan pasal-pasal di dalam kontrak kerjasama ini.
  • Pihak Kedua memiliki hak untuk berdiskusi atau bertanya secara terpisah, terkait ketentuan-ketentuan lain yang tidak tertulis di dalam kontrak kerjasama ini.
Pasal VII:
Kontrak kerjasama ini dinyatakan sah walaupun tanpa tanda tangan kedua belah pihak di atas materai. Karena ketika Pihak Kedua mengirimkan naskah buku karyanya kepada Pihak Pertama, maka Pihak Pertama menyatakan bahwa Pihak Kedua telah membaca dan menyetujui pasal-pasal yang tertulis di dalam kontrak kerjasama ini.


Salam Karya,
Pimpinan Penerbit Meta Kata

(CHRISTIANA HASTI PRASANTI, S.Sos.)